Analisis Keanekaragaman Tumbuhan Paku di Desa Kondo Bulo, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju

  • Phika Ainnadya Hasan
Keywords: Keanekaragaman, Kondo Bulo, Systematic Plot Sampling, Tumbuhan Paku

Abstract

Potensi tingkat keanekaragaman tumbuhan paku di wilayah Sulawesi yang cukup tinggi menyebabkan penelitian mengenai keanekaragaman tumbuhan paku telah sering dilakukan, akan tetapi penelitian keanekaragaman di provinsi Sulawesi Barat khususnya di Desa Kondo Bulo, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju masih belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keanekaragaman tumbuhan paku dan hubungannya dengan parameter lingkungan, serta membandingkan jenis tumbuhan paku pada daerah pemukiman dan daerah hutan alami. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif. Data dikumpulkan melalui metode Systematic Plot Sampling. Hasil menunjukan bahwa terdapat 16 jenis tumbuhan paku yang termasuk ke dalam 11 famili. Famili dengan jumlah jenis terbanyak adalah Polypodiaceae dan Pteridaceae. Nilai indeks habitat hutan alami yaitu H’=2,389; C=0,112; E=0,905; dan DMn=0,896 dan nilai indeks habitat pemukiman yaitu H’=1,774; C=0,198; E=0,853; dan DMn=0,666 dengan IS yang tergolong ke dalam sangat tidak mirip pada kedua habitat yaitu 1,2%. Perbedaan nilai indeks disebabkan oleh faktor lingkungan seperti suhu, kelembaban, intensitas cahaya dan pH tanah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arini, D. I. D. & Julianus, K. 2012. Keragaman Jenis Tumbuhan Paku (Pteridophyta) Di Cagar Alam Gunung Ambang Sulawesi Utara. Balai Penelitian Kehutanan Manado. 1 (2), 17-40.

Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Barat. 2019. Rata-Rata Suhu Udara, Kelembaban, Tekanan Udara, Kecepatan Angin, Curah Hujan, dan Penyinaran Matahari Menurut Stasiun di Provinsi Sulawesi Barat, 2016-2017. Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Barat. Diakses dari sulbar.bps.go.id

Bando, A. H., Ratna, S. & Marnix, L. D. L. 2016. Keanekaragaman Vegetasi Riparian Di Sungai Tewalen, Minahasa Selatan - Sulawesi Utara. Jurnal Ilmiah Sains. 1 (16), 7-11. DOI: https://doi.org/10.35799/jis.16.1.2016.12197

Jamsuri. 2007. Keanekaragaman Tumbuhan Paku Di Sekitar Curug Cikaracak, Bogor, Jawa Barat. [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Katili, A. S. 2013. Deskripsi Pola Penyebaran Dan Faktor Bioekologis Tumbuhan Paku (Pteridophyta) Di Kawasan Cagar Alam Gunung Ambang Sub Kawasan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Jurnal Saintek Universitas Negeri Gorontalo. 2 (7), 1-13.

Mentari, D. 2019. Keanekaragaman Tumbuhan Paku (Pteridophyta) Di Kawasan Air Terjun Malaka Desa Lam Ara Tunong Kabupaten Aceh Besar Sebagai Referensi Pembelajaran Kingdom Plantae Di MAN 1 Aceh Besar. [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

Pranita, H. S., Susriyati. M. & Murni, S. S. 2017. Karakteristik Spora Tumbuhan Paku Asplenium Kawasan Hutan Raya R. Soerjo. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan. 4 (2), 454-458.

Syafrudin, Y., Tri, S.H. & Sri, W. 2016. Keanekaragaman Dan Potensi Paku (Pteridophyta) Di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Cianjur (TNGGP). Ekologia. 2 (16), 24-31.

Tjitrosoepomo, G. 1989. Taksonomi Tumbuhan Schizophyta, Thallophyta, Bryophyta, Pteridophyta. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Wanma, A.O. 2016. Keanekaragaman Jenis Tumbuhan Paku (Pteridophyta) Di Gunung Arfak Papua Barat. [Tesis]. Institut Pertanian Bogor.

Published
2022-01-31
How to Cite
Ainnadya HasanP. (2022). Analisis Keanekaragaman Tumbuhan Paku di Desa Kondo Bulo, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju. SAINTIFIK, 8(1), 63-68. https://doi.org/10.31605/saintifik.v8i1.356