Pembuatan dan Uji Aktivitas Antibakteri Ekoenzim Dari Kulit Nanas (Ananas Comosus (L.) Merr) Terhadap Bakteri Escherichia Coli
Abstract
Kulit nanas merupakan limbah organik yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan ekoenzim. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi ekoenzim kulit nanas (Ananas comosus (L.) Merr.), mengidentifikasi kandungan metabolit sekundernya, serta mengevaluasi aktivitas antibakterinya terhadap Escherichia coli. Ekoenzim dibuat melalui fermentasi 150 g kulit nanas, 50 g gula aren, dan 500 mL air selama 90 hari. Karakterisasi dilakukan melalui pengamatan organoleptik dan pengukuran pH, sedangkan identifikasi metabolit sekunder dilakukan menggunakan metode skrining fitokimia. Aktivitas antibakteri diuji dengan metode difusi cakram pada konsentrasi ekoenzim 50%, 75%, dan 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi menghasilkan perubahan warna dari cokelat menjadi cokelat bening dan aroma khas gula aren menjadi aroma asam segar. Nilai pH menurun dari 6 menjadi 3 setelah fermentasi. Skrining fitokimia menunjukkan adanya senyawa flavonoid, tanin, saponin, dan terpenoid, sedangkan alkaloid tidak terdeteksi. Uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa ekoenzim kulit nanas mampu menghambat pertumbuhan E. coli dengan diameter zona hambat berturut-turut sebesar 2,41 mm, 4,90 mm, dan 7,20 mm pada konsentrasi 50%, 75%, dan 100%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekoenzim kulit nanas memiliki potensi sebagai antibakteri alami terhadap E. coli serta dapat menjadi alternatif pemanfaatan limbah organik yang bernilai tambah.
Downloads
Copyright (c) 2026 Asriani Andini, Ilham Salim, Nada Pertiwi Papriani, Supeno Supeno

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Free access for all users worldwide
- Authors retain copyright to their work
- Increased visibility and readership
- Rapid publication
- No spatial constraints


