Eksplorasi Etnomatematika Pada Makanan Khas Kudus Lentog Tanjung
Abstract
Penelitian ini mengkaji penerapan konsep etnomatematika dalam proses pembuatan makanan tradisional Lentog Tanjung khas Kabupaten Kudus. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi dan menganalisis konsep-konsep matematika yang muncul secara alami dalam aktivitas budaya masyarakat, mulai dari pembuatan lontong, pengolahan sayur, hingga penyajian dan penjualan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaku usaha Lentog Tanjung di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan Lentog Tanjung mengandung berbagai konsep matematika, meliputi operasi bilangan, rasio dan proporsi, perbandingan senilai dan berbalik nilai, pengukuran, geometri bangun ruang, perhitungan waktu, peluang, serta perhitungan ekonomi sederhana. Konsep-konsep tersebut diterapkan secara kontekstual dalam kehidupan sehari-hari masyarakat tanpa menggunakan rumus matematika formal. Temuan ini menegaskan bahwa matematika terintegrasi dengan budaya lokal dan memiliki potensi besar sebagai sumber pembelajaran matematika yang kontekstual, konkret, dan bermakna bagi peserta didik di sekolah dasar
Downloads
References
Depdiknas. 2003. Presiden republik indonesia. UIN Suanan Kalijaga.
Fadli, M. R. 2021. Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.
Fauziyah, F. D., & Faridah, S. 2022. ETNOMATEMATIKA: Konsep Perbandingan pada Proses Pembuatan Lontong Kupang Khas Sidoarjo. Galois:Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika, 1(1), 27–37. http://urj.uin-malang.ac.id/index.php/gjppm
Fitriatien, S. R. 2016. Pembelajaran Berbasis Etnomatematika. Conference Paper, June, 1–9.
Gultom, L. 2024. Eksplorasi Etnomatematika Pada Solu Bolon Terhadap Konsep Geometri Limasso. Journal on Education, 07(01), 3391–3404.
Hakim, W., & Aisyah, S. 2024. Struktur Koneksi Matematis Siswa pada Materi Persamaan Kuadrat dan Fungsi Kuadrat. CONSISTAN (Jurnal Tadris Matematika), 2(01), 35–52. https://doi.org/10.35897/consistan.v2i01.1333
Kamarullah. 2017. PENDIDIKAN MATEMATIKA DI SEKOLAH KITA. Jurnal.Ar-Raniry.Ac.Id, 1(1), 21. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/alkhawarizmi/article/view/1729/0
Karina, C. D., & Supardi, U. S. 2021. Eksplorasi Etnomatematika Pada Permainan Tradisional Indonesia Komunitas TGR (Traditional Games Return). Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 05(02), 1599–1615.
Kusumayanti, A., T, A. A. K., Asisa, A. N., Sari, A., Faidah, N., Ika, A., & Abrar, P. 2024. Ethnomathematics of Bugis Food : Exploration of Traditional Cakes as a Resource for Learning Mathematics. Proceedings of The 1st International Conference Education and Teacher Training, 1, 696–717.
Lubis, S. I., Mujib, A., & Siregar, H. 2018. Eksplorasi Etnomatematika pada Alat Musik Gordang Sambilan. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 1(November), 1–10.
Muk Minah, M. S. A., & Izzati, N. 2021. Etnomatematika pada Makanan Tradisional Melayu Daik Lingga Sebagai Sumber Belajar. Jurnal Eksakta Pendidikan (Jep), 5(1), 1–7.
Rahmaini, N., & Ogylva Chandra, S. 2024. Pentingnya Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Matematika. Griya Journal of Mathematics Education and Application, 4(1), 1–8. https://doi.org/10.29303/griya.v4i1.420
Rudyanto, H. erik. 2019. ETNOMATEMATIKA BUDAYA JAWA : INOVASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR. Jurnal Bidang Pendidikan Dasar (JBPD), 3(2), 1–6.
Siagian, M. D. 2016. Kemampuan koneksi matematik dalam pembelajaran matematika. MES: Journal of Matematics Education and Science2, 2(1), 58–6
Simanjuntak, R. M. 2017. EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA AKSARA BATAK. SEPREN: Journal of Mathematics Education and Applied, 02(01), 52–59.
Zaenuri, A.W.P.B. Teguh, and N. D. 2017. Ethnomathematics Exploration on Culture of Kudus City and Its Relation to Junior High School Geometry Concept. International Journal of Education and Research, 5(9), 161–168.
Copyright (c) 2026 Lita Nala Karimah, Dwi Nor Halisa, Eka Zuliana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Free access for all users worldwide
- Authors retain copyright to their work
- Increased visibility and readership
- Rapid publication
- No spatial constraints



