PENGARUH PEMBERIAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) KEONG MAS SEBAGAI PENGGANTI PUPUK ANORGANIK PADA TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.)

  • Linda Handayani Universitas Jambi
Keywords: Kedelai, Pupun Anorganik, Mikroorganisme, MOL, Keong MAs

Abstract

Tanaman Kedelai (Glycine max L.) merupakan tanaman pangan yang termasuk dalam 3 tanaman pangan utama di Indonesia. Produksi kedelai dalam negeri hanya mampu memenuhi 37,38% dari kebutuhan kedelai nasional dan produktivitas kedelai di Provinsi Jambi baru mencapai 49% dari potensi produksi kedelai. Usaha untuk melakukan peningkatan produksi kedelai masih dapat untuk dilakukan, yaitu melalui pemupukan. Pupuk anorganik adalah pupuk yang sering digunakan oleh para petani, akan tetapi dapat memberikan pengaruh buruk terhadap kesuburan tanah. Untuk itu diupayakan alternatif lain melalui penggunaan pupuk organik. Salah satu pupuk organik yang dapat digunakan adalah mikroorganisme lokal. Mikroorganisme lokal (MOL) Keong Mas dapat dijadikan sebagai pupuk organik cair (POC) yang sangat bermanfaat untuk tanaman, sebab pupuk cair lebih mudah dimanfaatkan dan diserap oleh tanaman serta dapat berfungsi sebagai biopestisida dan bioaktivator. MOL tidak hanya mengandung satu jenis bakteri saja tetapi bisa mengandung beberapa bakteri, seperti Rhizobium sp, Azospirillium sp, Azotobacter sp, Pseudomonas sp, Bacillus sp, dan bakteri pelarut phospat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah Mikroorganisme Lokal Keong Mas mampu menggantikan peran pupuk anorganik pada tanaman kedelai. Pelaksanaan penelitian  di “Teaching and Research Farm” Fakultas Pertanian Universitas Jambi, Desa Mendalo Indah, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari perlakuan kombinasi pupuk anorganik N,P,K dan MOL Keong Mas, yaitu K0 = 100% pupuk anorganik, K1 = 75% pupuk anorganik dan 25% MOL Keong Mas, K2 = 50% pupuk anorganik dan 50% MOL Keong Mas, K3 = 25% pupuk anorganik dan 75% MOL Keong Mas, K4 = 100% MOL Keong Mas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi 50% pupuk anorganik dan 50% MOL Keong Masmemberikan hasil yang dapat menggantikan peran pupuk anorganik pada tanaman kedelai dan dapat mempertahankan hasil pada tanaman kedelai (Glycine max L.)

Downloads

Download data is not yet available.

References

Damayanti, D. P. O., Handoyo, T., Slameto. 2018. Pengaruh Ammonium (NH4+) dan Nitrat (NO3-) Terhadap Pertumbuhan dan Kandungan Minyak Atsiri Tanaman Kemangi (Ocimum basilicum) dengan Sistem Hidroponik. Jurnal Agritrop. 16 (1) : 163-175.

Detik. 2017. Dalam Sebulan RI Impor Kedelai 242 Ton, Mayoritas dari AS.https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3508804/dalam-sebulan-ri-impor-kedelai-242-ton-mayoritas-dari-as [Diakses 5 April 2018]

Kardinan, A. 2016. Sistem Pertanian Organik. Intimedia. Malang

Kementerian Pertanian. 2016. Outlook Komoditas Pertanian Tanaman Pangan. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. Jakarta
Ma’shum, M. 2008. Kesuburan Tanah dan Pemupukan. Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Nuro, F. D., Priadi, E. S., Mulyaningsih. 2016. Efek Pupuk Organik Terhadap Sifat Kimia Tanah Dan Produksi Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir.).Prosiding Seminar Nasional Hasil-Hasil PPM IPB 2016. 29 (3). 29:39.

Soedharmo, G. G., Tyasmoro, S. Y., Sebayang, H. T. 2016. Pengaruh Pemberian Pupuk Azolla dan Pupuk N pada Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Varietas Inpari 13. Jurnal Produksi Tanaman. 4 (2) : 145-152.

Sri, R., Tamtomo, F. 2016. Efektivitas Mikro Organisme Lokal (MOL) Dalam Meningkatkan Kualitas Kompos, Produksi Dan Efisiensi Pemupukan N,P,K Pada Tanaman Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.). Jurnal Agrosains. 13 (2) : 21-29.

Suhastyo, A. A., Setiawan, B. H. 2016. Respon Tanaman Kedelai Terhadap Pemberian Mikroorganisme Lokal (MOL) Bonggol Pisang dan Pupuk Kandang Kotoran Sapi. Media Agrosains. 2 (1) : 1-5

Yuliani. 2016. Pemanfaatan Urine Kelinci Dan Mol (Mikroorganisme Lokal) Dari Keong Emas Untuk Peningkatan Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kedelai Edamame (Glycine Max L.). Jurnal Agroscience. 6 (1) : 6-11
Published
2020-08-17
How to Cite
Linda Handayani. (2020). PENGARUH PEMBERIAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) KEONG MAS SEBAGAI PENGGANTI PUPUK ANORGANIK PADA TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.). SAINTIFIK, 6(2), 130-135. https://doi.org/10.31605/saintifik.v6i2.260